Pada dasarnya ada banyak cara bagi guru untuk mengembangkan potensi yang ada pada pesera didik atau bagi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan intelektualnya. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan alat yang ada pada sekolah atau kalau dalam dunia pendidikan dikenal dengan istilah piranti kognitif .
Piranti kognitif adalah suatu alat penunjang yang dipakai oleh peserta didik dalam suatu pembelajaran. Dan tujuannya sudah jelas, yaitu untuk mempermudah peserta didik dalam memahi suatu disiplin ilmu. Misalnya dibidang studi matematika dengan menggunakan kalkulator atau yang lebih canggih lagi seperti exel kalau dalam program computer.
Terlepas dari itu, juga ada alat penunjang atau piranti kognitif yang cara mendapatkannya tanpa mengeluarkan biaya. Misalnya dengan menggunakan potongan-potongan lidi atau bambu-bambu kecil yang dipotong-potong. Dan cara menggunakannya dengan cara manual.
Tentunya alat seperti ini harus disesuaikan dengan geografis sekolahnya. Kalau di sekolah-sekolah perkotaan mungkin alat seperti ini dianggap sudah jadul (kuno). Akan tetapi, hal yang ini bisa berbeda ketika dipakai disekolah-sekolah pedesaan yang rata-rata mereka sulit untuk mendapatkan alat penunjang semacam kalkulator apalagi sampai kepada exel.
Dan juga, penggunaan alat semacam ini tentu harus disesuaikan dengan tingkatan-tingkatan sekolah. Untuk ukuran TK atau paling tidak SD/MI tentu menggunakan alat semacam ini masih sangat mungkin dan bisa. Akan tetpi bisa jadi tidak sesuai ketika alat semacam ini dipakai oleh anak-anak SMP atau SMA apalagi oleh mahasiswa.
Alhasil, menggunakan piranti kognitif bisa dari apa saja dengan catatan dapat mempermudah peserta didik dalam memahami disiplin ilmu. Sehingga dengan demikian, tujuan pendidikan yang notabeninya adalah untuk mencerdaskan anak bangsa atau dengan istilah lain memanusiakan manusia bisa tercapai dan sesuai dengan yang diharapkan oleh keluarga, masyarakat dan bangsa. Wallahu a’lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar